Monday, April 1, 2019

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM EKONOMI INDONESIA

hello guyzzzzz...
selamat datang di blog gw
kali ini gw ditugasin buat blog tentang perkembangan sistem ekonomi indonesia.
selamat membaca...

SISTEM EKONOMI

Dumairy (1996) mengatakan bahwa Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan. Sebuah sistem ekonomi terdiri atas unsur-unsur
1.    Manusia sebagai subjek .
2.    Barang – barang ekonomi sebagai objek.
3.    Serta seperangkat kelembagaan yang mengatur dan menjalinnya dalam kegiatan berekonomi.

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN SISTEM EKONOMI INDONESIA

Indonesia pernah menganut beberapa sistem ekonomi setelah kemerdekaannya. Indonesia berganti – ganti sistem ekonomi dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah perekonomian di jamannya tersebut. Berikut adalah beberapa sistem ekonomi yang pernah digunakan di Indonesia :

1.  Masa pasca kemerdekaan

Pada masa ini Indonesia belum menerapkan sistem ekonomi, dengan kata lain sistem ekonomi yang digunakan masih belum ditetapkan, karena baru saja merdeka.
Keadaan ekonomi keuangan pada masa awal kemerdekaan amat buruk, antara lain disebabkan oleh :

Inflasi yang sangat tinggi, disebabkan karena beredarnya lebih dari satu mata uang secara tidak terkendali. Pada waktu itu, untuk sementara waktu pemerintah RI menyatakan tiga mata uang yang berlaku di wilayah RI, yaitu mata uang De Javasche Bank, mata uang pemerintah Hindia Belanda, dan mata uang pendudukan Jepang. Kemudian pada tanggal 6 Maret 1946, Panglima AFNEI (Allied Forces for Netherlands East Indies/pasukan sekutu) mengumumkan berlakunya uang NICA di daerah-daerah yang dikuasai sekutu. Pada bulan Oktober 1946, pemerintah RI juga mengeluarkan uang kertas baru, yaitu ORI (Oeang Republik Indonesia) sebagai pengganti uang Jepang. Berdasarkan teori moneter, banyaknya jumlah uang yang beredar mempengaruhi kenaikan tingkat harga. Adanya blokade ekonomi oleh Belanda sejak bulan November 1945 untuk menutup pintu perdagangan luar negeri RI. Kas negara kosong. Eksploitasi besar-besaran di masa penjajahan. 

Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan-kesulitan ekonomi, antara
lain :
·       Program Pinjaman Nasional dilaksanakan oleh menteri keuangan Ir. Surachman dengan persetujuan BP-KNIP, dilakukan pada bulan Juli 1946.
·       Upaya menembus blokade dengan diplomasi beras ke India, mangadakan kontak dengan perusahaan swasta Amerika, dan menembus blokade Belanda di Sumatera dengan tujuan ke Singapura dan Malaysia. Konferensi Ekonomi Februari 1946 dengan tujuan untuk memperoleh kesepakatan yang bulat dalam menanggulangi masalah-masalah ekonomi yang mendesak, yaitu : masalah produksi dan distribusi makanan, masalah sandang, serta status dan administrasi perkebunan-perkebunan.
·       Pembentukan Planning Board (Badan Perancang Ekonomi) 19 Januari 1947
·       Rekonstruksi dan Rasionalisasi Angkatan Perang (Rera) 1948 mengalihkan tenaga bekas angkatan perang ke bidang-bidang produktif. Kasimo Plan yang intinya mengenai usaha swasembada pangan dengan beberapa petunjuk pelaksanaan yang praktis. Dengan swasembada pangan, diharapkan perekonomian akan membaik (Mazhab Fisiokrat : sektor pertanian merupakan sumber kekayaan).

2.  Sistem Ekonomi Liberal (1950-1957)

Pada masa ini disebut masa liberal, karena dalam politik maupun sistem ekonominya menggunakan prinsip – prinsip liberal. Perekonomian diserahkan pada pasar sesuai dengan teori – teori mazhab klasik yang menyatakan laissez faire laissez passer.
Sistem ekonomi liberal merupakan suatu sistem di mana negara memberikan kebebasan kepada seluruh rakyat untuk melaksanakan kegiatan ekonomi. Sistem Ekonomi Liberal pernah dipakai oleh Indonesia sejak tahun 1950 sampai dengan 1957 atau lebih tepatnya sistem ekonomi tersebut adalah sistem ekonomi yang pertama kali yang dianut oleh bangsa Indonesia setelah kemerdekaan.
Alasan indonesia menganut sistem ekonomi ini adalah karena ketidakmampuan "sistem ekonomi pasca kemerdekaan" untuk menjalankan roda perekonomian indonesia sehingga mengakibatkan masih terjadinya kekacauan dalam ekonomi indonesia.
Ciri dari sistem ekonomi liberal / pasar adalah : 
  1. Setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal.
  2. Setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yang dimilikinya.
  3. Aktivitas ekonomi ditujukan untuk memperoleh laba.
  4. Semua aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh masyarakat (Swasta).
  5. Pemerintah tidak melakukan intervensi dalam pasar.
  6. Persaingan dilakukan secara bebas.
  7. Peranan modal sangat vital.

 Kebaikan dari sistem ekonomi antara lain :
1.    Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi.
2.    Setiap individu bebas memiliki sumber-sumber produksi.
3.    Munculnya persaingan untuk maju.
4.    Barang yang dihasilkan bermutu tinggi, karena barang yang tidak bermutu tidak akan laku dipasar.
5.    Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari laba.

 Kelemahan dari sistem ekonomi antara lain :
a.    Sulitnya melakukan pemerataan pendapatan.
b.    Cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilik modal.
c.    Munculnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat.
d.    Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasisumber daya oleh individu.

Pada masa ini pengusaha pribumi masih lemah dan belum bisa bersaing dengan pengusaha nonpribumi, terutama pengusaha Cina. Sistem ini tidak membawa perkembangan  yang signifikan, karena pada akhirnya sistem ini hanya memperburuk kondisi perekonomian Indonesia yang baru  merdeka, sehingga sistem ekonomi ini hanya bertahan <1 dekade.


3.  Sistem Ekonomi Etatisme/sosialis (1959-1967)

Suatu sistem yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan  kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan pemerintah.Pemerintah mengatur berbagai hal dalam ekonomi untuk menjamin kesejahteraan masyarakat.
Pada tahun 1959 Indonesia hijrah dari sistem Ekonomi Liberal ke Sistem Ekonomi sosialis. pertama kali Indonesia menganut sistem ekonomi ini berawal dari dekrit presiden yang dikeluarkan oleh presiden Ir. Soekarno pada 5 Juli 1959.

Alasan utaman diberlakukannya Sistem Ekonomi Etatisme adalah karena kegagalan dari sistem ekonomi liberal yang mengakibatkan pengusaha pribumi masih lemah dan tidak mampu bersaing dengan pengusaha nonpribumi, khususnya pengusaha Cina,. Dengan sistem ini, diharapkan akan membawa pada kemakmuran bersama dan persamaan dalam sosial, politik dan ekonomi. akan tetapi, kebijakan – kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah dimasa ini belum mampu memperbaiki keadaan ekonomi Indonesia, antara lain :

·       Devaluasi yang diumukan pada pada 25 agustus 1959 menurunkan nilai uang sebagai berikut : uang kertas pecahan Rp500 menjadi Rp50, uang kertas pecahan Rp1000 menjadi Rp100, dan semua simpanan di Bank yang melebihi Rp25.000 dibekukan.
·       Pembentukan Deklarasi Ekonomi (DEKON) untuk mencapai tahap ekonomi sosialis Indonesia dengan cara terpimpin. Dalam pelaksanaannya justru mengakibatkan stagnasi bagi perekonomian Indonesia. Bahkan pada 1961 – 1962 harga barang naik 400% .
·       Devaluasi yang dilakukan pada 13 Desember 1965 menjadikan uang senilai Rp1000 menjadi Rp1, Sehingga uang rupiah baru mestinya dihargai 1000 kali lipat uang rupiah lama, tapi di masyarakat uang rupiah baru hanya dihargai 10 kali lipat lebih tinggi. Maka tindakan pemerintah untuk menekan angka inflasi ini malah meningkatkan angka inflasi.
Sama seperti sistem ekonomi Liberal, sistem ekonomi Etatisme juga dinilai belum dapat memperbaiki masalah finansial di Indonesia. Hal ini dikarenakan adanya hambatan terhadap pengusaha pribumi untuk mengambil alih perusahaan-perusahaan yang telah ditinggalkan oleh kaum penjajah.

Ciri-ciri Sistem ekonomi sosialis :
  1. Lebih mengutamakan kebersamaan
  2. Peran pemerintah aktif
  3. Sifat manusia ditentukan oleh pola produksi

 Kelebihan sistem ekonomi Sosialis :
   1. Disediakannya kebutuhan pokok oleh pemerintah
   2. Kegiatan ekonomi didasarkan perencanaan negara
   3. Produksi dikelola oleh Negara

 Kelemahan Sistem Ekonomi Sosialis :
   1. Sulit melakukan transaksi
   2. Membatasi kebebasan
   3. Mengabaikan pendidikan moral

4.  Sistem Ekonomi Campuran (1967-1998)

Sistem ekonomi campuran adalah perpaduan antara sistem sosialis dan sistem liberal, yang mengadopsi dari garis tengah antara pengendalian dan kebebasan, yang juga berarti garis antara peran mutlak negara dan peran  individu.
Pada sistem ekonomi campuran ini, antara pemerintah dengan masyarakat bersama-sama untuk ikut memajukan kegiatan perekonomian. Pemerintah sebagai pengatur dan penstabil kegiatan perekonomian, sedangkan masyarakat mendapat tugas untuk melakukan kegiatan produksi, konsumsi dan distribusi.

Alasan digunakannya Sistem Ekonomi Campuran adalah karena ingin memprioritaskan stabilisasi ekonomi dan stabilisasi politik terutama untuk mengendalikan inflasi, menyelamatkan keuangan negara dan pengamanan kebutuhan pokok rakyat. Pengendalian inflasi dibutuhkan karena pada awal 1966 tingkat inflasi kurang lebih 650% per tahun yang merupakan sisi negatif dari sistem ekonomi etatisme.
Sistem ekonomi campuran ini lumayan ampuh untuk mengontrol inflasi secara drastis dan berkesinambungan, sehingga sistem ini digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama di Indonesia.
Ciri-ciri sistem ekonomi campuran :
  1. Kegiatan ekonomi dilakukan oleh pemerintah dan oleh swasata
  2. Transaksi ekonomi terjadi di pasar, dan ada campuran tangan pemerintah
  3. Ada persaingan serta masih ada control dari pemerintah

 Kebaikan sistem ekonomi campuran
   1. Kebebasan berusaha
   2. Hak individu berdasarkan sumber produksi walaupun ada batas
   3. Lebih mementingkan umum dari pada pribadi

Kelemahan sistem ekonomi campuran
   1. Beban pemerintah berat dari pada beban swasta
   2. Pihak swasta kurang memaksimalkan keuntungan 

5.  Sistem Ekonomi Pancasila (1998-sekarang)

Sejak tahun 1998 sampai sekarang Indonesia dapat dikatakan menggunakan Sistem Ekonomi Pancasila. Sistem ekonomi pancasila juga sering disebut pengembangan dari sistem ekonomi campuran karena sistem ekonomi campuran dianggap sebagai pelopor adanya sistem ekonomi Pancasila.
Penyebab timbulnya pergantian ke sistem ekonomi Pancasila ialah karena adanya krisis finansial yang diakibatkan karena memburuknya ekonomi global pada saat itu. Hal ini tentu membawa dampak yang negatif bagi bangsa indonesia di sektor perekonomian mengingat indonesia masih dikategorikan sebagai negara yang sedang berkembang sehingga Indonesia merasakan dampak yang paling buruk. Harga-harga meningkat secara drastis, nilai tukar rupiah terperosok jatuh dengan cepat, dan menimbulkan berbagai kekacauan di seluruh bidang, terutama ekonomi.

Sistem ekonomi ini berlandaskan pada nilai – nilai pancasila yaitu:
o    Nilai Ketuhanan, artinya nilai agama dan etika punya peranan penting dalam menjalankan sistem perekonomian.
o    Nilai Kemanusiaan, artinya sistem ekonomi mengutamakan prinsip humanis dan tidak eksploitatif.
o    Nilai Persatuan, artinya segala aktivitas ekonomi mengutamakan asa kekeluargaan demi menjaga persatuan.
o    Nilai Musyawarah/ Demokrasi, artinya sistem ekonomi dijalankan selaran dengan nilai-nilai demokrasi.
o    Nilai Keadilan, artinya pengelolaan dan penggunaan semua sumber daya ekonomi bertujuan untuk kemakmuran semua warga negara.


KESIMPULAN

Kesimpulan topik di atas adalah bahwa Indonesia telah mengalami 4x perubahan sistem  ekonomi setelah Indonesia merdeka. Sistem – sistem ekonomi tersebut adalah sistem ekonomi liberal(masa demokrasi liberal), etatisme/sosialis (masa demokrasi terpimpin), campuran (masa Orde baru), dan pancasila (masa reformasi). Setiap sistem ekonomi memiliki cirinya sendiri yang membedakan sistem – sistem ekonomi tersebut.
Indonesia akhirnya memilih sistem ekonomi Pancasila hingga sekarang, dengan tujuan untuk menerapkan nilai – nilai Pancasila dalam kegiatan perekonomian Indonesia.

Referensi


semoga bermanfaat bagi yang membaca...
mohon maaf bila ada kesamaan dan kesalahan penulisan, karena ane masih belajar gan ;v
terimakasih......

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM EKONOMI INDONESIA

hello guyzzzzz... selamat datang di blog gw kali ini gw ditugasin buat blog tentang perkembangan sistem ekonomi indonesia. selamat membac...