Friday, November 23, 2018

INVESTASI ,REKSADANA DAN TEMANNYA

hello guyzzz.....
kali ini gw ditugasin buat blog tentang Investasi 
selamat membaca..........

PENGERTIAN INVESTASI
Investasi adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktivadengan suatu harapan mendapatkan keuntungan pada masa depan. Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman modal.

PERBEDAAN INVESTASI DENGAN MENABUNG
Tabungan dan Investasi merupakan 2 hal yang berbeda, namun di dalam masyarakat terkadang masih diartikan sama. Investasi adalah segala macam usaha yang dilakukan seseorang untuk menambah nilai dari aset yang telah dimilikinya. Sedangkan tabungan lebih ke arah proses menyimpan sebagian hasil pendapatan yang disimpan atau disisihkan untuk kepentingan di masa mendatang, walaupun pada praktiknya menabung bisa meningkatkan nilai aset (uang) kita dalam bentuk tambahan bunga. Tetapi walaupun mendapatkan bunga masih ada inflasi yang setiap tahun meningkat.
investasi lebih ke arah peningkatan aset dalam bentuk imbal balik dari dana yang kita investasikan. Beberapa karakteristik investasi bisa kita lihat berikut ini:
·       Untuk kepentingan jangka panjang, sehingga tidak dapat digunakan untuk kepentingan mendadak atau jaga-jaga
·       Pertumbuhan atau penambahan nilai aset lebih cepat
·       Lebih berisiko, namun dapat memberikan banyak uang
Tabungan, merupakan produk bank yang paling populer dan paling dikenal masyarakat. Beberapa karakteristik dari tabungan sebagai berikut:
·       Untuk jangka pendek atau berjaga-jaga
·       Pertumbuhan nilai aset sangat lambat
·       Minim risiko/hampir tidak berisiko apapun
INVESTASI PROPERTI
Investasi properti adalah menanamkan modal atau dana serta kemampuan kita kedalam pengembangan properti. Investasi properti bisa dimulai dengan membeli tanah atau properti lainnya seperti rumah/bangunan kemudian menyewakan dan menjualnya setelah beberapa tahun. Investasi properti adalah sebuah pilihan yang baik jika Anda ingin berinvestasi untuk jangka waktu yang panjang.
INVESTASI LOGAM MULIA
Investasi logam mulia adalah kegiatan penanaman modal dengan membeli logam mulia (emas, perak, & platina) terutama emas yang nantinya akan dijual kembali di masa yang akan datang.
Sebagai salah satu logam mulia yang sangat didambakan dan diidamkan oleh setiap orang, emas saat ini dianggap sebagai salah satu investasi yang menguntungkan. Meskipun ada banyak jenis investasi, namun emas tetap menjadi pilihan banyak kalangan untuk mendapatkan keuntungan di masa depan. Mengapa demikian? Tentu saja hal ini dikarenakan emas menjadi barang yang harganya cenderung terus naik tiap tahunnya dan jarang terjadi penurunan secara signifikan. Semakin terbatasnya jumlah sumber daya alam penghasil emas diduga menjadi penyebab harga emas semakin tahun semakin tinggi.

REKSADANA
Reksadana adalah wadah dan pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di Pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksadana. Dana ini kemudian dikelola oleh Manajer Investasi (MI) ke dalam portofolio investasi, baik berupa saham, obligasi, pasar uang ataupunefek/sekuriti lainnya.
Jenis-jenis Reksadana
1.      Reksadana Saham.
Reksadana saham adalah reksadana yang melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari portofolio yang dikelolanya ke dalam efek bersifat ekuitas (saham). Efek saham umumnya memberikan potensi hasil yang lebih tinggi berupa capital gain melalui pertumbuhan harga-harga saham dan deviden. Reksadana saham memberikan potensi pertumbuhan nilai investasi yang paling besar demikian juga dengan risikonnya.

2.      Reksadana Pasar Uang.
Reksadana pasar uang adalah reksadana yang melakukan investasi 80% pada efek pasar uang yaitu efek hutang yang berjangka kurang dari satu tahun, seperti SBI, deposito. Reksadana pasar uang merupakan reksadana yang memiliki risiko terendah namun juga memberikan return yang terbatas.
3.      Reksadana Pendapatan Tetap.(berbasis obligasi)
Reksadana pendapatan tetap adalah reksadana yang malakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari portofolio yang dikelolanya ke dalam efek bersifat hutang. Risiko investasi yang lebih tinggi dari reksadana pasar uang membuat nilai return bagi reksadana jenis ini juga lebih tinggi tetapi tetap lebih rendah daripada reksadana campuran atau saham.
4.      Reksadana Campuran.
Reksadana campuran adalah reksadana yang melakukan investasi dalam efek ekuitas dan efek hutang yang perbandingannya tidak termasuk dalam kategori reksadana pendapatan tetap dan reksadana saham. Potensi hasil dan risiko reksadana campuran secara teoretis dapat lebih besar dari reksadana pendapatan tetap namun lebih kecil dari reksadana saham.
5.      Reksadana Index
Reksadana Index adalah reksadana yang isinya adalah sebagian besar dari index tertentu (tidak semua, yang penting merefleksikan index tersebut) dan dikelola secara pasif, artinya tidak melakukan jual beli di bursa, kecuali ada subscription baru atau redemption, oleh karenanya reksadana index biasanya keuntungan dan kerugiannya sejalan dengan index tersebut (jika ada selisih, biasanya selisihnya kecil). Jika reksadana tersebut diperjualbelikan di bursa, maka disebut Exchange Traded Fund (ETF) dan harganya berfluktuasi tiap detiknya, sehingga sebenarnya mirip saham. Keduanya, baik reksadana index maupun ETF disebut pengelolaaan dana index dan di Amerika Serikat pada tahun 2013, mencakup 18,4% dari seluruh pengelolaan dana bersama (mutual funds).

INVESTASI SAHAM DI PASAR MODAL
pasar modal (capital market) merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik dalam bentuk utang ataupun modal sendiri. Instrumen-instrumen keuangan yang diperjualbelikan di pasar modal seperti saham, obligasi, waran, right, obligasi konvertibel, dan berbagai produk turunan (derivatif) seperti opsi (put atau call).
Besarnya dana yang harus ditempatkan atau deposit wajib bagi investor besarnya berbeda untuk bermacam perusahaan. Ada perusahaan yang mewajibkan investor untuk menempatkan dana sebesar Rp 25 juta untuk dapat berinvestasi atau bertransaksi di pasar modal. Ada juga yang mengharuskan hanya Rp 15 juta. Namun ada juga perusahaan Efek yang menentukan misalnya 50 persen dari nilai transaksi yang harus ditempatkan.
Di Bursa Efek Jakarta, satu lot berarti 500 lembar saham (khusus untuk saham perbankan satu lotnya berjumlah 5000 lembar saham). Misalnya harga saham PT. Telkom adalah Rp 3.000. Maka untuk bertransaksi minimun Anda harus mengeluarkan dana Rp 1.500.000 atau (Rp 3.000 x 500 lembar saham per satu lot)



mohon maaf bila ada kesalahan dan kesamaan penulisan...
sampai jumpa lagi ...☺☺☺☺
https://id.wikipedia.org/wiki/Investasi - diakses pada 24-11-2018, 11:16 WIB
https://id.wikipedia.org/wiki/Reksadana- diakses pada 24-11-2018, 12:13 WIB
http://pasarmodal.blog.gunadarma.ac.id/?p=3650&cpage=1- diakses pada 24-11-2018, 12:20 WIB




Thursday, November 15, 2018

CONTOH SISTEM PRODUKSI DI PERUSAHAAN

hello guyzzz.....
kali ini gw ditugasin buat nyari contoh sistem produksi di perusahaan
selamat membaca..........

sebelum itu kita baca dulu sejarahnya
SEJARAH PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA 

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (IDXINTP) adalah salah satu produsen semen di Indonesia. Indocement merupakan produsen terbesar kedua di Indonesia. Selain memproduksi semen, Indocement juga memproduksi beton siap-pakai, serta mengelola tambang agregat dan tras.
Indocement berdiri sejak 16 Januari 1985. Perusahaan ini merupakan hasil penggabungan enam perusahaan semen yang memiliki delapan pabrik Pabrik pertama Indocement sudah beroperasi sejak 4 Agustus 1975. Tanggal 31 Desember 2014, Indocement memiliki kapasitas produksi sebesar 20,4 juta ton semen per tahun. Selain itu, Indocement juga memiliki kapasitas produksi beton siap-pakai sebesar 4,4 Juta meter kubik per tahun dengan 41 batching plant dan 706 truk mixer, serta memproduksi agregat sebesar 2,7 juta ton.
Produk utama Indocement adalah semen tipe Ordinary Portland Cement disingkat OPC dan Pozzolan Portland Cement disingkat PPC yang kemudian digantikan oleh Portland Composite Cement disingkat PCC sejak 2005. Indocement juga memproduksi semen jenis lain misalnya Portland Cement Type II dan Type V serta Oil Well Cement. Indocement juga merupakan satu-satunya produsen semen jenis Semen Putih (White Cement) di Indonesia

SISTEM PRODUKSI PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA 
Produksi semen membutuhkan bahan baku yang bersifat kering, proporsional, dan homogen sebelum ditransfer ke dalam tanur pembakaran. Hasil pencampuran ini dikenal dengan nama klinker, yang kemudian dihaluskan dengan campuran gipsum di dalam penggilingan semen untuk menghasilkan OPC atau dicampur dengan bahan aditif lainnya untuk menghasilkan tipe semen yang lain. Rata-rata, sekitar 960 kg klinker menghasilkan satu ton OPC.
Diagram berikut menunjukkan proses produksi semen menggunakan sistem proses kering.
·        


  • Penambangan
Bahan baku utama yang digunakan dalam memproduksi semen adalah batu kapur, pasir silika, tanah liat, pasir besi dan gipsum. Batu kapur, tanah liat dan pasir silika di tambang dengan cara pengeboran dan peledakan dan kemudian dibawa ke mesin penggiling yang berlokasi tidak jauh dari tambang. Bahan yang telah digiling kemudian dikirim melalui ban berjalan atau dengan menggunakan truk.
Dalam sistem proses basah, bahan baku dimasukkan ke dalam tanur dengan wujud aslinya yang masih basah, sehingga membutuhkan konsumsi panas yang relatif tinggi. Dalam sistem proses kering, bahan baku telah dikeringkan dan dimasukkan ke tanur dalam bentuk bubuk. Ini memberikan keuntungan sehingga digunakan oleh produsen semen saat ini. Indocement menggunakan proses tanur kering, yang mengkonsumsi panas lebih sedikit dan lebih efisien dibandingkan proses tanur basah.


  •  Pengeringan dan Penggilingan
Semua bahan yang sudah dihancurkan dikeringkan di dalam pengering yang berputar untuk mencegah pemborosan panas. Kadar air dari material tersebut menjadi turun sesuai dengan kontrol kualitas yang telah ditentukan sesuai standar yang telah ditetapkan. Setelah disimpan di Raw Mill Feed Bins, campuran material yang telah mengikuti standar dimasukkan ke dalam penggilingan. Dalam proses penggilingan ini, pengambilan contoh dilakukan setiap satu jam untuk diperiksa agar komposisi masing-masing material tetap konstan dan sesuai dengan standar. Setelah itu tepung yang telah bercampur itu dikirimkan ke tempat penyimpanan.


  • Pembakaran dan Pendinginan
Dari tempat penyimpanan hasil campuran yang telah digiling, material yang telah halus itu dikirim ke tempat pembakaran yang berputar dan bertemperatur sangat tinggi sampai menjadi klinker. Setelah klinker ini didinginkan, dikirim ke tempat penyimpanan. Selama proses ini berlangsung, peralatan yang canggih digunakan untuk memantau proses pembakaran yang diawasi secara terus menerus dari Pusat Pengendalian. Bahan bakar yang dipergunakan adalah batu bara, kecuali untuk semen putih dan oil well cement digunakan gas alam.

  • Penggilingan Akhir
Klinker yang sudah didinginkan kemudian dicampur dengan gips yang masih diimpor, kemudian digiling untuk menjadi semen. Penggilingan ini dilaksanakan dengan sistem close circuit untuk menjaga efisiensi serta mutu yang tinggi. Semen yang telah siap untuk dipasarkan ini kemudian dipompa ke dalam tangki penyimpanan.



  •    Pengantongan
Dari silo tempat penampungan, semen dipindahkan ke tempat pengantongan untuk kantong maupun curah. Pengepakan menjadi efisien dengan menggunakan mesin pembungkus dengan kecepatan tinggi. Kantong-kantong yang telah terisi dengan otomatis ditimbang dan dijahit untuk kemudian dimuat ke truk melalui ban berjalan. Sedangkan semen curah dimuat ke lori khusus untuk diangkut ke tempat penampungan di pabrik, atau langsung diangkut ke pelabuhan untuk disimpan atau langsung dikapalkan.

MINIMALISASI DAMPAK PRODUKSI PADA LINGKUNGAN

Perusahaan  tidak hanya berfokus dalam hal meningkatkan kinerja produk dan memajukan perusahaan saja, tetapi perusahaan juga ikut memelihara lingkungan, karena bagaimana pun juga perusahaan sadar dengan hadirnya perusahaan besar yang juga turut mengeluarkan polusi udara  tentu secara tidak langsung ikut mempengaruhi kondisi lingkungan. Oleh karena itu, sebagai perusahaan besar dan ingin dikenal secara luas oleh dunia internasional maka PT Indocement melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat memperbaiki lingkungan baik dari segi infrastuktur maupun diluar dari perusahaan.
1.      PT Indocement telah mengembangkan dua proyek Mekanisme Pembangunan Bersih (Clean Development Mechanism/CDM) sebagai upaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, dan terdaftar pada United Nations Framework for Climate Change Commission (“UNFCCC”). Proyek tersebut sudah diterapkan oleh Perseroan pada ketiga kompleks pabriknya di Citeureup dan Palimanan, Jawa Barat serta di Tarjun, Kalimantan Selatan. Proyek tersebut merupakan hal yang penting terkait dengan langkah Perseroan dalam penggunaan bahan bakar alternatif dan penggunaan bahancementitious untuk memproduksi blended cement.
2.      Setelah itu, pada 7 Juli 2011, UNFCCC menerbitkan Emisi Reduksi yang Disertifikasi (Certified Emission Reduction/”CER”) kepada Indocement karena berhasil mengurangi emisi yang dihasilkan dari proyek Blended Cement selama periode Januari 2005 hingga akhir Oktober 2006. Bulan September 2011, Perseroan menerima pembayaran dari Bank Dunia atas penjualan 93.973 ton CER senilai USD363.180 setelah dikurangi biaya yang dikeluarkan untuk persiapan proyek. Sementara itu, sampai dengan akhir 2011, verifikasi volume CER untuk proyek Blended Cement untuk periode November 2006 sampai dengan Juli 2007 sedang dalam proses, menunggu persetujuan dari UNFCCC.

3.      Bahan cementitious adalah salah satu komponen kunci keunggulan produk Indocement, PCC. Penggunaan bahan baku alternatif yang digunakan sebagian besar berasal dari material vulkanik, seperti batuan pozzolanic, fly ash, dan sebagainya. Indocement juga secara aktif berusaha meningkatkan penggunaan bahan baku alternatif dengan memperbaiki penggilingan dan penyaringan bahan baku. Pemasangan filtrasi Bag House di seluruh pabrik dan kiln merupakan bagian dari peningkatan konsistensi dan efektivitas Indocement dalam mengurangi emisi debu. Sistem ini lebih efektif dalam menangkap emisi debu daripada Electrostatic Precipitator. Dalam rangka memodernisasi laboratorium, selain dilengkapi pengujian bahan bakar alternatif baru, laboratorium Perseroan juga telah dilengkapi dengan peralatan pengujian bahan baku semen yang telah mendapat sertifikasi dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Hal ini semakin memperkuat posisi laboratorium Indocement sebagai tempat pengujian bahan baku semen independen untuk industri semen. Indocement telah memperbarui seluruh sertifikasi, meliputi ISO 9001 (manajemen mutu), ISO 14001 (manajemen lingkungan), dan OHSAS 18001 (kesehatan dan keselamatan kerja) pada 2011.

mohon maaf bila ada kesalahan dan kesamaan penulisan...
sampai jumpa lagi ...☺☺☺☺

REFERENSI

Friday, November 9, 2018

MARKETING MIX 5P & 7P

Marketing mix (Bauran Pemasaran)


hello guyz selamat datang di blog gw...
kali ini gw dikasih tugas tentang 
marketing mix 7p & 5p

selamat membaca.....




Salah satu strategi yang berhubungan dengan kegiatan pemasaran perusahaan adalah marketing mix strategy yang didefinisikan oleh Kotler dan Armstrong (1997) yang menyatakan bahwa marketing mix as the set of controllable marketing variables that the firm bleads to produce the response it wants in the target market”.


Dari definisi diatas dapat diartikan bahwa bauran pemasaran merupakan variable-variabel terkendali yang digabungkan untuk menghasilkan tanggapan yang diharapkan dari pasarsasaran. 

MARKETING MIX 7P
untuk usaha jasa terdapat 7 unsur marketing mix (Marketing Mix-7p) yaitu: Produk, Price Promotion, Place, Partisipant, Proses, Dan Physical Evidence. Berikut adalah penjelasannya :

1.  Product (produk)
Produk merupakan elemen penting dalam sebuah program pemasaran. Strategi produk dapat mempengaruhi strategi pemasaran lainnya. Pembelian sebuah produk bukan hanya sekedar untuk memiliki produk tersebut tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen.


2.  Price (Harga)
Menurut Monroe (2005) menyatakan bahwa harga merupakan pengorbanan ekonomis yang dilakukan pelanggan untuk memperoleh produk atau jasa. Selain itu harga salah satu faktor penting konsumen dalam mengambil keputusan untuk melakukan transaksi atau tidak (Engel, Blackwell dan Miniard, 1996).


Harga dikatakan mahal, murah atau biasa-biasa saja dari setiap individu tidaklah harus sama, karena tergantung dari persepsi individu yang dilatar belakangi oleh lingkungan kehidupan dan kondisi individu (Schifman and Kanuk, 2001).

        3.   Promotion (promosi)
Promosi adalah kegiatan mengkomunikasikan informasi dari penjual kepada konsumen atau pihak lain dalam saluran penjualan untuk mempengaruhi sikap dan perilaku. Melalui periklanan suatu perusahaan mengarahkan komunikasi persuasif pada pembeli sasaran dan masyarakat melalui media-media yang disebut dengan media massa seperti Koran, majalah, tabloid, radio, televise dan direct mail (Baker, 2000:7).


Media promosi yang dapat digunakan pada bisnis ini antara lain (1) Periklanan, (2) Promosi penjualan, (3) Publisitas dan hubungan masyarakat, dan (4) Pemasaran langsung. Penentuan media promosi yang akan digunakan didasarkan pada jenis dan bentuk produk itu sendiri.


4.  Place (Saluran Distribusi)
Kotler (2000: 96) menyatakan bahwa “Saluran distribusi terdiri dari seperangkat lembaga yang melakukan segala kegiatan (Fungsi) yang digunakan untuk menyalurkan produk dan status pemiliknya dari produsen ke konsumen”. Dari definisi diatas dapat diartikan bahwa saluran distribusi suatu barang adalah keseluruhan kegiatan atau fungsi untuk memindahkan produk disertai dengan hak pemiliknya dari produsen ke konsumen akhir atau pemakai industry.


Distribusi berkaitan dengan kemudahan memperoleh produk di pasar dan tersedia saat konsumen mencarinya. Distribusi memperli hatkan berbagai kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk menjadikan produk atau jasa dipe roleh dan tersedia bagi konsumen sasaran.


5.  People (Partisipan)
Yang dimaksud partisipan disini adalah karyawan penyedia jasa layanan maupun
penjualan, atau orang-orang yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam proses layanan itu sendiri, misalnya dalam jasa kecantikan :diantaranya adalah para reception, dokter, dan beauty therapis.1.  Process (Proses)
Proses adalah kegiatan yang menunjukkan bagaimana pelayanan diberikan kepada konsumen selama melakukan pembelian barang. Pengelola usaha melalui front liner sering menawarkan berbagai macam bentuk pelayanan untuk tujuan menarik konsumen. Fasilitas jasa konsultasi gratis, pengiriman produk, credit card, card member dan fasilitas layanan yang berpengaruh pada image perusahaan.

      6.  Process (Proses)
Proses adalah kegiatan yang menunjukkan bagaimana pelayanan diberikan kepada konsumen selama melakukan pembelian barang. Pengelola usaha melalui front liner sering menawarkan berbagai macam bentuk pelayanan untuk tujuan menarik konsumen. Fasilitas jasa konsultasi gratis, pengiriman produk, credit card, card member dan fasilitas layanan yang berpengaruh pada image perusahaan.



 7. Physical evidence (Lingkungan fisik)
Lingkungan fisik adalah keadaan atau kondisi yang di dalamnya juga termasuk suasana. Karakteristik lingkungan fisik merupakan segi paling nampak dalam kaitannya dengan situasi. Yang dimaksud dengan situasi ini adalah situasi dan kondisi geografi dan lingkungan institusi, dekorasi, ruangan, suara, aroma, cahaya, cuaca, pelatakan dan layout yang nampak atau lingkungan yang penting sebagai obyek stimuli (Belk 1974 dalam Assael 1992).





MARKETING MIX 5P
5P adalah taktik marketing yang dapat digunakan dalam kombinasi yang berbeda – beda untuk menarik klien dalam target market perusahaan. Berikut adalah unsur 5P:
1. Product
Product disini mengacu pada apa yang Anda jual, termasuk fitur dan keuntungan yang akan didapatkan oleh klien Anda dengan membeli produk atau servis Anda. Saat memasarkan product Anda, pikirkan fitur kunci dan kelebihan yang diinginkan atau dibutuhkan oleh klien Anda. Anda dapat menggunakan research and development untuk menginfokan perkembangan baru dari produk.
2. Price
Price berhubungan dengan strategi harga produk dan servis dan bagaimana itu akan mempengaruhi klien Anda. Anda harus mengidentifikasikan seberapa besar klien Anda akan membayar produk Anda, margin profit dan metode pembayaran, juga biaya lainnya. Untuk menarik pelanggan dan memenangkan kompetisi, Anda sepertinya juga harus mempertimbangkan kemungkinan memberikan diskon.
3. Promotion
Aktivitas promosi yang patut Anda gunakan untuk menarik klien Anda seperti iklan, taktik penjualan, promosi, dan penjualan langsung. Secara umum kegiatan tersebut disebut sebagai taktik marketing.
4. Place
Place adalah dimana produk atau servis Anda akan dilihat, dibuat, dijual, atau didistribusikan. Akses klien menuju ke produk atau servis Anda adalah kunci utama dan sangat penting untuk memastikan klien dapat menemukan Anda dengan mudah.
Jika Anda baru memulai bisnis baru, menemukan lokasi bisnis yang tepat adalah kunci utama taktik marketing Anda.
5. People
People mengacu pada staf dan salesman yang bekerja untuk bisnis Anda, termasuk diri Anda sendiri. Saat Anda menyediakan customer service yang unggul, Anda telah membangun pengalaman positif untuk klien Anda, dan secara tidak langsung Anda juga telah menjual brand Anda pada klien. Sebagai balasan, klien yang ada akan menyebarluaskan servis unggul Anda dan menjalankan program referral Anda.
PERBEDAAN 5P & 7P
Perbedaannya adalah unsur-unsur marketing mix 7p secara khusus digunakan oleh marketing perusahaan jasa sedangkan unsur 5p merupakan unsur-unsur yang secara umum digunakan oleh marketing seluruh perusahaan.



mohon maaf bila ada kesalahan dan kesamaan penulisan...

sampai jumpa lagi ...☺☺☺☺

REFERENSI:



Friday, November 2, 2018

GOOD CORPORATE GOVERNANCE

hello guyz selamat datang di blog gw...
kali ini gw dikasih tugas tentang Good Corporate Governance (GCG)
selamat membaca.....


PENGERTIAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Secara umum Good Corporate Governance (GCG) adalah prinsip yang mengarahkan dan mengendalikan perusahaan agar mencapai keseimbangan antara kekuatan serta kewenangan perusahaan dalam memberikan pertanggung jawabannya kepada para shareholder khususnya, dan stakeholders pada umumnya.
Sedangkan menurut Cadbury Commitee of United Kingdom (1922) :” Seperangkat peraturan yang mengatur hubungan antara pemegang saham, pengurus (pengelola) perusahaan, pihak kreditur, pemerintah, karyawan, serta para pemegang kepentingan internal dan eksternal lainnya yang berkaitan dengan hak-hak dan kewajiban mereka atau dengan kata lain suatu sistem yang mengarahkan dan mengendalikan perusahaan”.

SEJARAH GOOD CORPORATE GOVERNANCE
          Sejarah lahirnya GCG muncul atas reaksi para pemegang saham di Amerika Serikat pada tahun 1980-an yang terancam kepentingannya (Budiati, 2012). Maraknya skandal perusahaan yang menimpa perusahaan – perusahaan besar, baik yang ada di Indonesia maupun yang ada di Amerika Serikat, maka untuk menjamin dan mengamankan hak-hak para pemegang saham, muncul konsep pemberdayaan komisaris sebagai salah satu wacana penegakan GCG.
Diindonesia, konsep GCG mulai dikenal sejak krisis ekonomi tahun 1997 krisis yang berkepanjangan yang dinilai karena tidak dikelolanya perusahaan-perusahaan secara bertanggungjawab, serta mengabaikan regulasi dan sarat dengan praktek (korupsi, kolusi, nepotisme) KKN (Budiati, 2012).
Bermula dari usulan penyempurnaan peraturan pencatatan pada Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia) yang mengatur mengenai peraturan bagi emiten yang tercatat di BEJ yang mewajibkan untuk mengangkat komisaris independent dan membentuk komite audit pada tahun 1998, Corporate Governance (CG) mulai di kenalkan pada seluruh perusahaan publik di Indonesia.

FAKTOR PENILAIAN GCG
Faktor penilaian GCG di setiap perusahaan itu berbeda – beda. Contohnya di PT. ABM Investama menilai GCG berdasarkan faktor ;
1. Hak Dan Tanggung Jawab Pemegang Saham/RUPS;
2. Kebijakan Good Corporate Governance;
3. Penerapan Good Corporate Governance;
4. Pengungkapan Informasi (Disclosure);
5. Komitmen Terhadap Penerapan Tata Kelola;
6. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corprate Social Responsibility).

CONTOH LAPORAN PENILAIAN GCG
Berikut adalah laporan penilaian GCG pada PT. ABM Investama tahun 2015;


mohon maaf bila ada kesalahan dan kesamaan penulisan...
sampai jumpa lagi ...☺☺☺☺
REFERENSI   :

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM EKONOMI INDONESIA

hello guyzzzzz... selamat datang di blog gw kali ini gw ditugasin buat blog tentang perkembangan sistem ekonomi indonesia. selamat membac...